Kebab: Kuliner Dunia denga Cita Rasa dan Gizi yang Menarik
Kebab, salah satu makanan yang kini mendunia, dikenal dengan bentuk gulungan daging panggang, sayuran, dan saus yang dibungkus dalam roti pipih. Di Indonesia, kebab sangat populer sebagai jajanan jalanan hingga makanan cepat saji di mal. Tapi tahukah kamu dari mana asalnya, bagaimana cara membuatnya, serta apa saja kandungan gizi dan harga jualnya? Yuk, kita kupas tuntas kebab dari berbagai sisi!
Kata “kebab” berasal dari bahasa Arab kabab, yang berarti daging yang digoreng atau dipanggang. Kebab telah dikenal sejak era Kekaisaran Persia dan menjadi bagian penting dari kuliner Timur Tengah, terutama Turki, Iran, dan wilayah Levant (Lebanon, Suriah, Yordania).
Salah satu bentuk kebab paling terkenal adalah doner kebab dari Turki, di mana daging dimasak secara vertikal dan diiris tipis. Versi ini yang kemudian menginspirasi lahirnya “shawarma” di dunia Arab, serta “gyros” di Yunani.
Versi kebab yang populer di Indonesia umumnya terinspirasi dari doner kebab. Berikut cara sederhananya:
Bahan:
- Roti tortilla tisfood atau kulit lumpia yang bisa di dapat di minifroz
- Daging sapi/ayam yang dimarinasi
- Sayuran segar (selada, tomat, bawang bombay timun)
- Keju parut (opsional)
- Saus tomat, mayonnaise, atau saus bawang putih
Langkah-langkah:
- Marinasi daging dengan bumbu seperti bawang putih, ketumbar, jintan, merica, garam, dan minyak zaitun. Diamkan minimal 1 jam.
- Panggang daging di atas grill atau wajan panas hingga matang dan harum.
- Siapkan tortilla, tata daging panggang di atasnya, tambahkan sayuran segar dan saus.
- Gulung tortilla, lalu panggang sebentar agar permukaannya renyah dan isinya lebih menyatu.
- Sajikan hangat.
Kandungan Gizi Kebab
Meski tampilannya sederhana, kebab merupakan hidangan yang cukup lengkap secara nutrisi:
Komponen|Fungsi
Daging|Sumber protein, zat besi, dan vitamin B12
Sayuran|Sumber serat, vitamin A, C, dan antioksidan
Roti|Sumber karbohidrat
Saus|Menambah rasa, tapi bisa tinggi kalori jika berlebihan
Dalam satu porsi kebab standar (sekitar 200-250 gram), kandungan gizinya berkisar:
– Kalori: 300-450 kcal
– Protein: 15-25 gram
– Lemak: 15-25 gram
– Karbohidrat: 30-40 gram
Nilai ini bisa lebih tinggi jika menggunakan daging berlemak, tambahan keju, atau saus tinggi gula.
Harga Kebab
Harga kebab sangat bervariasi tergantung bahan, lokasi penjualan, dan merek dagang. Berikut kisaran umum di Indonesia:
Jenis Kebab|Harga Rata-rata
Kebab Mini|Rp10.000 – Rp15.000
Kebab Reguler|Rp15.000 – Rp25.000
Kebab Jumbo / Premium|Rp25.000 – Rp40.000
Kebab Frozen (1 pak isi 5-10)|Rp50.000 – Rp100.000
Beberapa merek terkenal seperti Kebab Turki Baba Rafi juga menyediakan franchise dengan konsep food truck atau gerai kecil, yang menunjukkan tingginya potensi bisnis kuliner ini di Tanah Air.
Kesimpulan
Kebab bukan hanya makanan lezat, tapi juga memiliki sejarah panjang dan nilai gizi yang seimbang. Tak heran jika popularitasnya terus meningkat, baik sebagai makanan cepat saji maupun peluang bisnis. Dengan beragam versi dan rasa yang dapat disesuaikan, kebab membuktikan bahwa makanan sederhana bisa menjadi sajian yang mendunia.
sumber : kebab central
Leave a Reply